Pada setiap awal pertumbuhan, katanya, semua hanya meniru. Setiap kita semasa kanak-kanak juga hanya meniru. Tetapi kanak-kanak itu pun akan dewasa, mempunyai perkembangan sendiri.
Rabu, 19 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
ANXIETY DISORDERS
Hidup adalah campuran emosi positif dan
negatif. Tetapi banyak orang yang memiliki emosi-emosi negatif yang tinggi
dibanding emosi positifnya. Orang-orang yang gugup, khawatir, dan gelisah kita
indentifikasi merujuk kepada kecemasan.
Apasih
ANXIETY DISORDERS (Gangguan Kecemasan) itu?
Anxiety Disorders adalah perilaku
abnormal yang berhubungan dengan peningkatan kecemasan yang berlebihan tentang
sesuatu hal yang normalnya biasa saja atau peningkatan kecemasan pada situasi
yang sebenarnya normal.
Jenis-jenis gangguan kecemasan :
1. Fobia
Fobia adalah rasa takut
yang intens dan ketakutan yang tidak realistis. Dikatakan tidak realistis
karena fobia biasanya cemas dan muncul kewaspadaan pada suatu objek secara
berlebihan.
Jenis
Fobia :
a. Fobia Spesifik
Fobia spesifik adalah fobia yang paling umum.
Contohnya ketakutan intens terhadap ketinggian, anjing, darah, suntikan, dan
berada diruang tertutup.
b. Fobia Sosial
Mengacu kepada kecemasan ekstrem dalam interaksi
sosial menghambat atau bahkan membatasi interaksi sosial. Bagi orang yang
mempunyai fobia sosial berbicara di depan umum, bertemu orang baru, dan menjadi
pusat perhatian merupakan suatu hal yang sangat membuatnya merasa tidak nyaman.
c. Agoraphobia
Agoraphobia secara harafiah berarti “takut terhadap
ruang terbuka”. Biasanya seseorang yang mempunyai fobia ini akan merasa takut
untuk meninggalkan rumah, takut akan lingkungan yang kurang familiar, dan takut
berada ditempat yang membuatnya mudah terperangkap seperti lift atau mobil.
2. Generalized Anxiety Disorders
(Gangguan Kecemasan Umum)
Generalized Anxiety merupakan rasa tidak
nyaman dari ketegangan dan ketakutan umum tanpa alasan yang jelas. Generalized
Anxiety ini muncul ketika anda sedang tidak menghadapi situasi menegangkan
sekalipun. GAD berbeda dengan gangguan kecemasan lainnya, GAD terkait khawatir
akan banyak hal sedangkan ganguan kecemasan yang lain terkait dengan suatu hal
yang spesifik.
3. Panic Anxiety Disorders (Gangguan
Kecemasan Panik)
Panic Anxiety merupakan suatu pola kecemasan
dimana periode tenang yang panjang dirusak oleh serangan kecemasan yang sangat
tidak nyaman. Panic Anxiety ini biasanya menyerang secara tiba-tiba dan
menunjukkan gejala-gejala fisik yang sering disalahartikan sebagai serangan
jantung. Orang-orang yang PAD ini tidak boleh menjadi sumber perhatian yang
serius kecuali gangguan ini telah mengganggu fungsi dan kesejahteraan individu.
4. Post Traumatic Stres Disorders
Post Traumatic Stres merupakan gangguan
stress pasca trauma.
Ciri-cirinya
PTSD :
1. Mereka
terus merasa dan bertindak jika peristiwa yang membuat stress itu terjadi lagi.
2. Reaksi
emosional dan saraf otonom lebih intens.
3. Penghindaran
rangsangan yang terkait dengan peristiwa tersebut.
4. Sulit
untuk tidur, sikap waspada yang berlebihan (hyperarousal), peka
terhadap rangsangan (irritability), dan sulit
berkonsentrasi.
Stessors
That Cause PTSD
Pemahaman PTSD awalnya
tumbuh dari upaya administrasi veteran untuk membantu para veteran mengatasi
masalah emosional pasca perang. Para psikolog segera menyadari bahwa PTSD tidak
terbatas pada orang-orang yang telah mengalami perang saja tetapi semua orang
juga bias memiliki PTSD ini. PTSD merupakan hasil dari jenis stress traumatik
lainnya seperti diserang secara fisik, berada dalam kecelakaan mobil, atau
menyaksikan kekerasan atau bencana. Di kalangan wanita, penyebab PTSD yang
paling utama adalah pelecehan seksual dan kekerasan.
Terrorism
and PTSD
Orang-orang dibanyak
negara diseluruh dunia telah lama menjadi korban terorisme. Petugas pemadam kebakaran,
polisi, dan pekerja bencana lainnya yang menyaksikan secara langsung juga
terkena PTSD.
Apasih
hal yang memperburuk PTSD?
1. Keparahan
Stress
Presentase orang yang
mengalami trauma menyebabkan sebagian PTSD bergantung pada jenis dan tingkat
keparahan stress. Tentara yang secara langsung turun tangan dalam pertempuran
akan lebih banyak kemungkinan mengalami PTSD daripada tentara yang tidak
melakukannya.
2. Karakteristik
Orang Sebelum Peristiwa Traumatis
Warga sipil yang
memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi lebih mungkin mengalami PTSD.
Penelitian baru juga menunjukkan kecenderungan genetik membuat individu lebih
rentan terhadap trauma.
3. Dukungan
Sosial
Mengingat bahwa PTSD
tidak selalu berkembang segera setelah terpapar pada peristiwa traumatik tetapi
dukungan sosial yang lebih setelah traumatik cenderung mengalami PTSD.
4. Obsesive-Compulsive
Disorders
Gangguan yang
melibatkan obsesi (pemikiran yang memicu kecemasan) dan kompulsi (dorongan yang
tak tertahankan untuk terlibat dalam perilaku irasional tertentu). Maksudnya,
mereka adalah dua masalah yang terpisah tetapi mereka sering terjadi
bersama-sama dalam individu yang sama. Obesesi memprovokasi hati. Obesesi dan
kompulsi sering ditemukan pada orang yang sama, seperti orang yang mencuci tangannya
karena dia terobsesi untuk menjaga tangannya dari kuman.
Penanganan Gangguan
Kecemasan
Anxiety disorder atau
gangguan kecemasan bisa memberikan efek mengganggu yang signifikan terhadap
kehidupan sehari-hari. Beberapa metode pengobatan yang dapat mengurangi gejala
antara lain:
1. Terapi psikologis seperti cognitive
behavioral therapy (CBT)
Terapi ini merupakan
metode yang paling efektif dalam menangani gangguan kecemasan umum. Melalui
terapi ini, penderita akan mengenali dan memahami dampak masalah, perasaan, dan
perilakunya terhadap satu sama lain.
2. Obat-obatan
Diskusikanlah dengan
dokter mengenai jenis obat yang cocok untuk kondisi Anda, contohnya durasi
pengobatan yang akan dijalani serta efek sampingnya. Beberapa jenis obat
anxiety disorder yang biasanya diberikan meliputi:
1. Pregabalin
Obat
ini tergolong sebagai antikonvulsan yang biasanya digunakan untuk menangani
epilepsi.
2. Benzodiazepine
Obat
yang masuk ke dalam golongan sedatif ini sebaiknya dihindari oleh pasien yang
mengonsumsi minuman keras atau obat-obatan terlarang.
3. Antidepresan
Seperti selective
serotonin reuptake inhibitor (SSRI) atau serotonin and
noradrenaline reuptake inhibitor (SNRI). Ini merupakan obat yang
paling umum dalam pengobatan gangguan kecemasan umum.
Gangguan kecemasan atau anxiety disorder
adalah sesuatu yang tidak dapat diprediksi atau dicegah secara langsung. Oleh
karena itu, untuk mengurangi gangguan ini, sebaiknya Anda; rutin olahraga,
hindari konsumsi alkohol, dan lakukan kegiatan relaksasi dengan teratur.
3.Pengobatan di rumah
Apa saja perubahan gaya
hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi anxiety
disorder (gangguan kecemasan)?
Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat
membantu Anda mengatasi kecemasan:
Anxiety disorder atau
gangguan kecemasan menyerupai kondisi medis lainnya. Kondisi ini tidak akan
menghilang dengan sendirinya. Penting untuk Anda mengerti tentang kondisi Anda
dan ikuti rencana perawatan. Perubahan positif pada gaya hidup juga dapat membantu.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Referensi
:
Lahey, B. B. (2012). Psychology: An Introduction. New York: McGraw-Hill
Book Company
Rabu, 12 Desember 2018
Langganan:
Postingan (Atom)
Perkembangan Remaja
Pada setiap awal pertumbuhan, katanya, semua hanya meniru. Setiap kita semasa kanak-kanak juga hanya meniru. Tetapi kanak-kanak itu pun akan...



